Saturday, 30 August 2014

Industrial Training at Pathology Unit Hospital Kuala krai....

Bismillah...
Praise to Allah S.W.T .....

16 june till 28 of August 2014 .... wonderful thing has happened in my life... another beautiful memory was engraved ..... it is true that when people say it is a big regret if you went somewhere, meet different kinds of people and at the end you left nothing, no memory.....

each moment in your life is precious, so, appreciate it..... this time around nak share tentang my Industrial Training kat pathology unit Hospital pakar Kuala Krai kelantan( dkat gan umah je) ..... in the begin , i though it gonna be a scariest moment in my life since i went there alone/......i even believed that all the staff there is so serious and tend to give me a hard time.......





tapi semua nye skadar imaginasi.... too much fun, experience, joyful, and knowledge i gained here....
in this pathology unit, they have 4 subs section : microbiology, biochem, heamatology, and blood bank.....i was amazed by how they work like one family.... jumpe kawan2 yg sporting and funny....lets see how happy we are...















Ukhwah fillah ...... bertemu dan berpisah kita krana Allah...
















Sunday, 3 August 2014

Oda Bumi Anbia by Siti Nurhaliza

Assalamualaikum.... just wanna share lyric which  touch my heart... SubhanAllah....

Oda Bumi Anbia

( prologue )
Iznkanlah aku bercerita
Sebuah kisah yang telah engkau tahu
Dari kaca TV dan di dada-dada akhbar
Kau sendiri melihat dan mendengarnya bukan?
Penganiayaan datu bangsa terhadap
Satu bangsa yang lain
Begitulah apabila kemanusiaan
Di penghujung kewarasan
Merengkok tubuh mungil
Di atas pasir berbumbung langit
Entah apalah dosanya
Rebah dihinggap peluru yang tak bermata

Berkawat lasykar angkuh
Di balik jentera perisainya
Berselendangkan senjata
Tiada belas nuraga nun dihatinya

( korus )
Dunia bagai pejamkan mata
serta terpasung tangannya
tidak mampu berbuat apa
sedangkan mungkar beraja... oh
(oh mengapa?... ohhh)

( monologue )
Netzarim, Khan Yunis, Gaza, Jenin,
Namlus dan sepanjang tebing barat
Hari demi hari
Lasykar angkuh ini
Terus mengganas mencari mangsanya
Kanak-kanak atau orang tua
Tidak mengapa
Pada mereka sama sahaja!
Mengalir darah merah
Di atas bumi suci Anbia
Laungan Intifada
Bergema membakar semangat perjuangannya

( solo & ulang korus )

( epilogue )
Sampai bila...?
Sampai bilakah penindasan dan
Kekejaman ini akan berterusan?
Sampai bilakah bumi Anbia ini akan terus
Terkapai-kapai mencari keadilan dan kebebasan?

Aku sendiri menanti jawapnya...